Kamis, 31 Juli 2014

Part 16



Semua terjadi begitu saja, tidak ada yang diketahui satu sama lain. Pertemuan antara Soo Ra dan Yong Jin. Cinta Soo Ra yang awalnya hanya kepada seorang fans kepada artis yang diidolakan, kini berubah. Dong Hoon, manajer Yong Jin yang sangat tidak suka dengan Soo Ra, mencari celah agar Yong Jin tidak mencintai Soo Ra.
Sementara Shin Min, teman yang di kenal Yong Jin sedari kecil, sangat mencintai Yong Jin, meskipun ia sudah ditolak cintanya oleh Yong Jin. Saat Shin Min seusia SMA, ia dikirim oleh kakaknya ke sebuah sekolahan di Jepang, disana Shin Min mulai mengembangkan cita-citanya menjadi seorang model, hingga ia bertemu dengan seorang yang berperawakan tinggi yang bekerja sebagai salah satu seorang fotografer handal. Shin Min tak pernah menyangka ia bisa akrab dengan fotografer yang biasa disapa Kiemon itu, ia menganggap hanya kebetulan belaka.
“mengapa-” ucapan Dong Hoon berhenti seketika saat melihat apartemen Yong Jin tengah malam seperti ini tidak ada orang.
“aku harus kembali ke restoran,” ucap Soo Ra melepaskan dekapan Yong Jin. “apa kau mau melayani hantu jam segini kembali lagi kesana,” balas Yong Jin. “ne, sudahlah, apa kau tidak merasa capek juga, sebaiknya kau pulang dan istirahat,” ucap Soo Ra melangkahkan kakinya pergi. “ani, kaja kuantar,” jawab Yong Jin.
“hya! Dong Hoon-ssi, kenapa kau sudah kembali korea? Bukankah masih lusa?” tanya Shin Min yang sempat mengagetkan Dong Hoon.
Dong Hoon yang masih merasa sedikit kesal, menjawab pertanyaan Shin Min dengan nada tinggi dan membuat Shin Min terhenyak melangkah kebelakang. “mengapa kau selalu marah-marah?” tanya Shin Min. “ah, Dong Hoon-ssi, kemana Yong Jin oppa?” lanjutnya. “mollayo! Pergi saja kau sana! Atau kau mau ku makan mentah-mentah” bentak Dong Hoon. Mendengar ancaman Dong Hoon, Shin Min tersenyum ketakutan dan pergi.
Ketika akan berjalan keluar, Shin Min bertemu dengan Yong Jin dan juga Soo Ra. “oh, oppa..” ucap Shin Min. “lepaskan,” bisik Soo Ra. Namun, Yong Jin enggan melepaskan genggaman tangannya, ia malah mempererat gengganmannya. “oppa, mengapa Dong Hoon-ssi begitu menakutkan setelah dari amerika?” tanya Shin Min. “dia sudah kembali?” taya Yong Jin. Shin Min mengangguk.
Bertemu dengan Dong Hoon membuat Soo Ra terkejut, ia sadar bahwa Dong Hoon sangat tidak menyukai dirinya. Namun, Yong Jin sudah mempunyai cara untuk meredam amarah Dong Hoon, ketika Yong Jin mengatakan ia berpacaran dengan Soo Ra, Dong Hoon terkejut dan membelalakkan matanya. Sementara Soo Ra lebih terkejut bahwa ia akan dinikahi oleh Yong Jin, dan Dong Hoon hampir mati di tempat mendengar Yong Jin berkaa seperti itu.
“oppa? Apa kau benar-benar akan menikahi pelayan restoran ini?” cletuk Shin Min seketika. Mendengar itu, Soo Ra merasa dirinya harus menolak lamaran Yong Jin yang sangat tiba-tiba. “dia tidak akan menjadi pelayan restoran lagi, namun dia akan menjadi manajer pribadiku, menggantikan dia, aku sudah tidak tahan,” cletuk Yong Jin. “hah.. baiklah, aku akan pergi, aku akan mencari artis lain, lama-lama disini aku bisa gila,” keluh Dong Hoon.
Semuanya tertawa mendengar ucapan Dong Hoon yang biasanya keukeuh dengan ucapannya, kini menyerah. “kalau kau menjadi istrinya, apa aku harus memanggilmu eonni?” tanya Shin Min. “a-”. “ne, aku kan oppamu,” ucap Yong Jin memotong ucapan Soo Ra. “ah, arasseo arasseo..” balas Shin Min.
1 minggu kemudian
Kabar bahwa Yong Jin akan menikah dengan Soo Ra, seorang pelayan restoran membuat semua orang terkejut, tak terkecuali Song In. Malam ketika Soo Ra akan pulang, ada Song In yang ingin meperjelas berita tersebut. “mwoya? mengapa berita itu terus-terusan, apa memang benar?” tanya Song In ketika keluar dari restoran. “ne, apa kau tidak percaya?” sahut Yong Jin yang mendengar  pertanyaan Song In. Song In benar-benar terkejut ketika yang menjawab pertanyaannya adalah Yong Jin. “kaja pulang, kita pulang dulu ne, annyeong..” pamit Yong Jin. “oh.. m-m-mwoya?” ucap Song In yang masih tidak percaya dengan yang terjadi, ia terus memandang mobil Yong Jin yang semakin jauh dan menghilang.

END.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar