Mendengar bentakan
Yong Jin, Dong Hoon sontak terkejut seketika. “aku tahu kau tidak menyukainya,
tapi apa kau tidak bisa memberikan ini padaku?!” bentak Yong Jin lai
“hari ini akau akan
kembali ke jepang, ini untukmu,” ucap Lee Sang. “kembali ke jepang? Wae?” tanya
Soo Ra terkejut. Sementara Lee Sang yang melihat ekspresi Soo Ra tertawa kecil.
“kau jangan begitu, membuatku enggan berangkat,” ucap Lee Sang. “lalu kenapa
kau kembali kesana? Apa aku sudah membuatmu kecewa?” tanya Soo Ra lagi.
“anieyo, aku di panggil kembali oleh perusahaan tempat kerjaku dulu, ini
untukmu.. aku pergi dulu, annyeong” pamit Lee Sang sambil memberikan sebuah
kotak kecil kepada Soo Ra. “hya! Kim Lee Sang! Jamkaman!” teriak Soo Ra. Namun,
Lee Sang tak menghiraukan panggilan Soo Ra.
“aku akan kembali ke
korea sekarang!” ucap Yong Jin. “ha-ha-” ucap Dong Hoon terbata-bata
menghentikan langkah Yong Jin. Sementara Yong Jin terus berjalan meninggalkan
Dong Hoon.
Saat akan sampai di
bandara, handphone Yong Jin berbunyi. “oppa,
aku sudah mempunyai namjachingu, cepat kembali ke korea ne, aku akan
mengenalkannya kepadamu” isi sms dari Shin Min. “apa kau kira aku bos mu,
yeoja ini jinjja,” ucap Yong Jin.
“apakah karena kau
mendapat hadiah dari Lee Sang tadi, mengapa restoran ini seramai ini?” tanya
Song In. “kau kira hadiah itu hadiah keberuntungan, ada-ada saja kau,” jawab
Soo Ra.
Ketika restoran
dalam keadaan ramai, Soo Ra yang sedang membersihkan meja, ia dikejutkan oleh
Yong Jin yang tiba-tiba berdiri dibelakangnya. Seisi restoran ikut terkejut ketika
Yong Jin memeluk Soo Ra, dan mereka berbondong-bondong mengambil foto mereka.
Soo Ra hanya diam, dan setelah menyadari bahwa itu adalah benar-benar Yong Jin,
Soo Ra langsung melepaskan pelukan Yong Jin dan meninggalkannya pergi ke dapur.
“kaja ikut aku..”
ucap Yong Jin yang langsung menarik tangan Soo Ra yang masih memakai seragam
kerjanya. “apa ini?” tanya Song In yang masih tak percaya dengan apa yang telah
terjadi.
“kau ada apa? Kenapa
kau memelukku sembarangan? Apa kau tidak takut jika banyak berita-berita miring
tentangmu lagi? Lalu kenapa kau membawaku kesini? Lagi pula aku di restoran
banyak pekerjaan ya-” kata-kata Soo Ra yang panjang tiba-tiba terhenti ketika
Yong Jin mencium bibir Soo Ra.
“apa beberapa bulan
yang lalu kau menungguku disini?” tanya Yong Jin. “a-a-ani,” jawab Soo Ra
terbata-bata. “jinjja? Bukankah kau mengirim pesan padaku?” tanya Yong Jin
lagi. “aku tidak merasa pernah mengirim sms padamu, lagi pula kenapa aku harus
menunggumu disini,” jawab Soo Ra.
Dibandara, Lee Sang
menunggu pesawat yang akan ditumpanginya datang, sejenak ia pergi ke toilet,
ketika kembali, ia tak sengaja menabrak Shin Min yang membawa sesuatu. “Minhamnida, jal moreugesseumnida,” ucap Lee Sang. “gwenchanayo, masih syukur ini
tidak jatuh,” jawab Shin Min. “ne, permisi,” pamit Lee Sang. Melihat punggung
Lee Sang, Shin Min merasa ia mengenal Lee Sang. “jamkaman, apa kau Kiemon
Fumihiko?” tanya Shin Min. Lee Sang pun membalikkan badannya. “omo,” ucap Lee
Sang. “apa yang kau maksud dengan ucapan itu? Omo omo, kau kira aku pencuri,”
keluh Shin Min.
“ahh, arasseo, jadi
sia-sia aku meninggalkan pekerjaanku dan kembali menemuimu, sungguh sia-sia,
baiklah, aku akan pulang dulu, annyeong,” pamit Yong Jin. “kalau kau mengetahui
sms ku waktu itu, mengapa kau tidak datang? Apa kesalahanku begitu besar
padamu? Hingga maafku pun kau tolak, baiklah, pergi saja, lagi pula aku sudah
tidak mengharapkanmu datang,” ucap Soo Ra membelakangi Yong Jin yang berjalan
ke arah mobilnya.
“mian mian,” ucap
Lee Sang. “mianata?” balas Shin Min. “kau masih sama saja, mencoba mencari
perhatian orang lain,” cletuk Lee Sang. “aissh kau ini, jinjja ne, ahh hajiman,
kenapa kau ada disini? Apa kau baru saja datang ke sini?” tanya Shin Min. “ani,
aku akan kembali jepang, perusahaan yang waktu itu memanggilku kembali, sudah
aku pergi dulu, annyeong,” jawab Lee Sang. “ha- ah apa dia, aish..” keluah Shin
Min.
Mendengar ucapan Soo Ra membuat Yong Jin tertawa kecil
dan membalikkan badannya. “saat itu yang menerima sms mu Dong Hoon, dia tidak
memberitahukan kepadaku, mianhae, namun, sebenarnya apa yang terjadi denganmu
saat itu? Mengapa kau menyuruh temanmu yang bernama Song Song In datang untuk
menggantikanmu?” tanya Yong Jin. “saat itu..” jawab Soo Ra yang masih berbalik
badan dari hadapan Yong Jin. “wae? Apa saat itu kau menemui namjachingumu?”
tanya Yong Jin. “kau tahu, saat itu aku sangat kecewa, mengapa juga aku harus
menyukaimu? Padahal masih banya yeoja yang lebih cantik darimu, entah daya
pikat apa yang kau miliki, baru kali ini, aku mencintai pacar orang, mian”
lanjut Yong Jin dan melangkah pergi. Mendengar itu Soo Ra langsung membalikkan
badannya dan memeluk Yong Jin dari belakang. Lantas Yong Jin pun terkejut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar