Sebuah berita yang tidak dimengerti Soo Ra, membuat Soo Ra bertanya-tanya. Bahkan ia tak mengerti mengapa orang-orang di tempat kerjanya membicarakannya.
“hubungan apa?” tanya Soo Ra tak mengerti.
“arasseo, kau mau berpacaran dengan siapa saja terserah, tapi apa kau tidak
bisa mengatakannya padaku? Setidaknya aku tahu..” jawab Song In sedikit kesal.
“kau ini bicara apa? Aku dengannya hanya berteman.. kau tahu itu kan? Bukankah kau tahu akan hal ini?” tanya Yong Jin.
“mereka saja yang melebih-lebihkan.. ” lanjut Yong Jin.
“berarti benar kau beberapa waktu lalu kau pergi kencan dengannya?” tanya Dong Hoon.
“berpacaran dengan siapa?” tanya Soo Ra yang semakin tidak mengerti dengan pertanyaan Song In.
“bagaimana orang media tahu akan hal ini?” tanya Yong Jin dalam hati.
“bukankah yeoja itu Soo Ra? Mengapa dia diberitakan dengan artis itu?” tanya Lee Sang dalam hati ketika melihat berita tentang Soo Ra dan Yong Jin.
“kenapa kau tidak menjawab? Apakah memang benar?” tanya Dong Hoon.
“kau ini bicara apa? Kau tahukan akhir-akhir ini aku sibuk dengan jadwal shootingku, bagaimana aku bisa keluar dengan yeoja itu,” jelas Yong Jin.
“kau bisa saja keluar tanpa sepengetahuanku,” balas Dong Hoon.
“annyeong..” sapa Soo Ra ketika melihat Lee Sang keluar rumah. Lee Sang tersenyum. “ah.. Soo Ra-ssi,” panggil Lee Sang saat Soo Ra akan masuk ke dalam rumahnya.
“ne?” jawab Soo Ra.
Lee Sang berfikir apakah dia perlu menanyakan berita di televisi atau tidak.
“kenapa kau diam? Ada apa?” tanya Soo Ra.
“oh, apa kau besok sibuk?” cletuk Lee Sang.
“anieyo, wae?” tanya Soo Ra.
“bagaimana kalau kita makan malam di luar..” ajak Lee Sang.
“baiklah.. sampai jumpa besok..” jawab Soo Ra tersenyum.
“ne, kalau begitu aku pergi dulu..” pamit Lee Sang.
Soo Ra mengangguk.
“kenapa hari ini semua orang pada aneh-aneh,
pemampilanku seperti biasanya, make up ku juga, apa ada sesuatu yang tidak aku
tahu?” gumam Soo Ra sendirian di depan kaca.
“prak!” barang yang di dalam kardus yang di bawa Song In jatuh dan pecah.
“mianhae, jeongmal mianhae.. biar ku ganti” ucap Lee Sang.
“gwenchanayo, tidak usah, ini juga mau aku jual,” balas Song In.
“baiklah, jadi barang ini jadi milikku, kau jual berapa?” tanya Lee Sang.
“gwenchana, aku tidak butuh ganti rugi, barang yang sudah pecah mana bisa diuangkan..” ucap Song In.
“kau terima ne, barang ini akan ku bawa,” ucap Lee Sang lalu memberikan beberapa lembar uang dan mengambil barang tersebut.
“ha-hajiman,” panggil Song In.
“gomawo, aku pergi dulu..” balas Lee Sang.
“ahh orang itu, apa tidak rugi, uang segini hanya diberikan cuma-cuma hanya untuk barang yang pecah,” bisik Song In.
“prak!” barang yang di dalam kardus yang di bawa Song In jatuh dan pecah.
“mianhae, jeongmal mianhae.. biar ku ganti” ucap Lee Sang.
“gwenchanayo, tidak usah, ini juga mau aku jual,” balas Song In.
“baiklah, jadi barang ini jadi milikku, kau jual berapa?” tanya Lee Sang.
“gwenchana, aku tidak butuh ganti rugi, barang yang sudah pecah mana bisa diuangkan..” ucap Song In.
“kau terima ne, barang ini akan ku bawa,” ucap Lee Sang lalu memberikan beberapa lembar uang dan mengambil barang tersebut.
“ha-hajiman,” panggil Song In.
“gomawo, aku pergi dulu..” balas Lee Sang.
“ahh orang itu, apa tidak rugi, uang segini hanya diberikan cuma-cuma hanya untuk barang yang pecah,” bisik Song In.
“artis Kim Yong Jin telah dikabarkan bahwa
dia memiliki pacar yang dirahasiakan, beberapa-”. “pacar yang dirahasiakan?” cletuk Soo Ra ketika mendengar berita
yang muncul di televisi pagi itu.
Ia segera melihatnya, saat melihatnya, ia sangat terkejut ketika melihat wanita yang ada di televisi itu adalah dirinya.
“Soo Ra-aa.. apa au di dalam?” panggil seseorang.
“ne, jamkaman..” jawab Soo Ra.
“Song In-aa, kenapa pagi-pagi begini kau kesini?” tanya Soo Ra ketika membukakan pintu.
“na-”. “oh ya, apa kau sudah melihat berita tentang artis Kim Yong Jin yang katanya dikabarkan berpacaran dengan seorang wanita yang diketahui identitasnya itu?” tanya Soo Ra memotong ucapan Song In.
“na-”. “tapi wanita itu mirip aku.. dan tempat-” lanjut Soo Ra dan tiba-tiba menghentikan ucapannya.
“berita itu sudah dari kemarin, mengapa kau baru tahu? apa memang benar-benar kau?” tanya Song In yang langsung masuk ke dalam rumah Soo Ra.
“aku tidak tahu,” jawab Soo Ra.
“lalu yang kau maksud tempat tadi apa?” tanya Song In.
“i-i-itu bukan apa-apa,” jawab Soo Ra terbata-bata.
“apa kau tidak bisa menceritakannya padaku? Itu benar atau tidak?” tanya Song In kembali sambil mencari sesuatu. “kau ini mencari apa?” teriak Soo Ra. “eomeona! Apa kau tidak bisa pelan-pelan.. aku mencari dvd yang ingin aku pinjam, ahh.. ini dia..” cletuk Song In gembira. “sekarang apa kau bisa menceritakan kejadian yang di televisi itu benar atau tidak?” tanya Song In. “itu bukan aku Song Song In-ssi, apa kau tidak percaya? Tapi dia mirip aku.. ahh ani,ani..” jawab Soo Ra.
Ia segera melihatnya, saat melihatnya, ia sangat terkejut ketika melihat wanita yang ada di televisi itu adalah dirinya.
“Soo Ra-aa.. apa au di dalam?” panggil seseorang.
“ne, jamkaman..” jawab Soo Ra.
“Song In-aa, kenapa pagi-pagi begini kau kesini?” tanya Soo Ra ketika membukakan pintu.
“na-”. “oh ya, apa kau sudah melihat berita tentang artis Kim Yong Jin yang katanya dikabarkan berpacaran dengan seorang wanita yang diketahui identitasnya itu?” tanya Soo Ra memotong ucapan Song In.
“na-”. “tapi wanita itu mirip aku.. dan tempat-” lanjut Soo Ra dan tiba-tiba menghentikan ucapannya.
“berita itu sudah dari kemarin, mengapa kau baru tahu? apa memang benar-benar kau?” tanya Song In yang langsung masuk ke dalam rumah Soo Ra.
“aku tidak tahu,” jawab Soo Ra.
“lalu yang kau maksud tempat tadi apa?” tanya Song In.
“i-i-itu bukan apa-apa,” jawab Soo Ra terbata-bata.
“apa kau tidak bisa menceritakannya padaku? Itu benar atau tidak?” tanya Song In kembali sambil mencari sesuatu. “kau ini mencari apa?” teriak Soo Ra. “eomeona! Apa kau tidak bisa pelan-pelan.. aku mencari dvd yang ingin aku pinjam, ahh.. ini dia..” cletuk Song In gembira. “sekarang apa kau bisa menceritakan kejadian yang di televisi itu benar atau tidak?” tanya Song In. “itu bukan aku Song Song In-ssi, apa kau tidak percaya? Tapi dia mirip aku.. ahh ani,ani..” jawab Soo Ra.
“setelah
dikonfirmasi dengan managernya, wanita yang berjalan dengan Kim Yong Jin itu
hanyalah orang yang kebetulan lewat di bersamaan dengan Kim Yong Jin, nam-“. “namun, apakah itu benar?” Song In
melanjutkan ucapan suara di televisi tersebut. “kau ini apa-apaan, sudah kau
pulang sana,” ucap Soo Ra yang kemudian mematikan televisinya. “aishh.. kau
ini, hari ini kan libur, mengapa kau mengusirku pulang?” keluh Song In.
“sebenarnya
apa yang terjadi? Aku sudah kehabisan akal menghadapi orang-orang diluar..”
keluh Dong Hoon. “apa hari itu kau memang keluar dengan yeoja pelayan restoran itu?”
lanjutnya. “anieyo, hari itu aku memang berjalan dengan seseorang, dia rekan
lamaku, apa masalahnya?” jawab Yong Jin mengatakan yang tidak sebenarnya.
“jinjjayo?” tanya Dong Hoon. “ne, apa kau tidak percaya, dia hanya mengunjungi
kota kelahirannya, setelah itu dia kembali pergi ke luar negeri..” balas Yong
Jin. “kalau begitu, kita katakan di media massa, kalau semua itu tidak benar..”
ajak Dong Hoon. “baik-lah..” jawab Yong Jin yang sedikit menyimpan keraguan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar