Jumat, 26 April 2013

Part 2



Soo Ra berlari bagaikan di kejar anjing, ia takut kalau sampai dirinya dimarahi Dong Hoon.
“yeoja micheosseo! micheosseo! Awh, appoya” ucap lirih Dong Hoon sambil mengelus kepalanya dan masuk ke dalam apartemen Yong Jin.
Sesampai di tempat kerjanya, Soo Ra mengelus dadanya dan bernafas kelelahan.
“kau habis olahraga??” tanya Song In tak peduli.
“ne! Aku tadi hampir di kejar anjing galak..”.
Lantas Song In pun tertawa lepas mendengar jawaban temannya itu, sampai-sampai ia tak bisa menghentikan tertawanya tersebut.
“kenapa kau tertawa??”.
“anieyo, anjing galak ya..”.
Song In kembali tertawa dan meninggalkan Soo Ra dan memulai kerjanya. Sementara Soo Ra kesal melihat tertawa Song In yang terkesan meledeknya.

Dong Hoon membuka pintu apartemen Yong Jin dan mendapati Yong Jin masih tertidur pulas di sofa.
“KIM YONG JIN!” teriak Dong Hoon.
“mwoya?” tanya Yong Jin dalam tidurnya.
“palli bangun!!”.
“ne, kau mau kesana kan?”.
“kemana yang kau maksud?”.
“kesana..” tunjuk Yong Jin ke arah kamar mandi.
“BANGUN!” teriak Dong Hoon sekali lagi.
Sontak Yong Jin pun terbangun dan kaget.
“apa kau tidak bisa membangunkanku secara pelan-pelan? Kau namja, tapi seperti yeoja,” cletuk Yong Jin.
“mworago?! Kenapa kau tadi menyuruhku ke kamar mandi?!”.
“ani, si-siapa yang menyuruhmu ke kamar mandi, jelas-jelas aku baru bangun, dan telingaku hampir pecah mendengar suaramu..”.
“neo!” bentak Dong Hoon sambil melebarkan matanya.
“kau jangan banyak bicara, kau kesini ingin cepat-cepat kita pergi ke lokasi shooting kan? Jadi kau jangan marah-marah seperti wanita.. arajji?”.
Yong Jin langsung meninggalkan Dong Hoon mandi tanpa menghiraukan omelan Dong Hoon.
Beberapa menit kemudian Yong Jin selesai mandi dan melihat raut muka Dong Hoon.
“kau bawa sarapan?”.
“ani!”.
“sudahlah.. kau jangan marah.. kau jadi cantik..” goda Yong Jin.
“apa-apaan kau ini!”.
“ahh~ kau itu memang cantik ya kalau dilihat dari dekat..”.
“n-n-neo! mwohaneungeoya?!”.
Dong Hoon sedikit demi sedikit menjauhi Yong Jin yang terus mendekatinya.
“ahh!! Yeoja yang cantik masih banyak, kenapa aku tergoda olehmu ya..” goda Yong Jin terus.
“HYA!!!” bentak Dong Hoon dan membuat Yong Jin kaget dan tertawa.
“micheosseo!” lanjut Dong Hoon.

“kuperhatikan dari tadi kau melamun, waeyo?” tanya Song In.
“celenganku hilang.. oetteohkae?? Padahal tinggal sedikit lagi aku bisa tinggal di apartemen..”.
“jinjja?? Jeongmal??”.
“ne! Apa kau tidak bisa melihat raut muka ku dari pagi tadi, aku sedih sekali,”.
“bukannya kau tadi pagi dikejar anjing galak..”.
“neo!”.
“mian mian, ahh.. apa kau mau kuberi cara mendapatkan uang yang banyak dalam waktu yang cepat?”.
“ani!” jawab Soo Ra sambil membanting baki yang ia pegang.
“arasseo, padahal ini sudah dilakukan banyak orang, dan berhasil” ucap Song In sambil membalikkan badan.
Mendengar ucapan Song In, Soo Ra pun penasaran dengan ide tersebut.
“ahh, Song In-aa,” panggil Soo Ra.
Song In berjalan menghampiri pelanggan restoran dan pura-pura tidak dengar. Sementara Soo Ra pun kesal melihat Song In yang tak menghiraukan suaranya. Setelah Song In kembali, ia buru-buru bertanya pada Song In.
“kau benar-benar mau tau?”.
Soo Ra mengangguk.
“kau benar-benar mau melakukannya?”.
Soo Ra kembali mengangguk.
“kau tidak menyesal?”.
Soo Ra yang akan kembali mengangguk tidak jadi, setelah mendengar pertanyaan Song In yang ke tiga kalinya.
“kenapa kau bertanya seperti itu? kau bilang cara itu sudah dilakukan oleh banyak orang, dasar kau ini,”.
“baiklah, akan ku beri tahu, tapi kau harus melakukannya ya?”.
“lihat saja nanti,”.
“ahh ya sudah, tidak akan ku beri tahu..”.
“Song In, jamkaman, ayolah beri tahu aku..”.
Song In memandang wajah Soo Ra.
“ahh, baiklah Park Soo Ra, dengar baik-baik ya,”.
Soo Ra mengangguk.
“dekatkan telingamu,”.
Soo Ra pun mengikuti apa yang diminta Song In.
Setelah Soo Ra mendengar bisikan Song In. Soo Ra langsung kaget dan berteriak hingga mengagetkan beberapa pegawai “MWO!! Lakukan saja sendiri!”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar