Cast :
- Jung Yong Hwa as Kim Yong Jin
- Lee Min Ho as Kim Lee Sang
- Kim Joon as Manager Yong Jin / Jang Dong Hoon
- Park Shin Hye as Park Soo Ra
- Kim So Eun as Yeon Shin Min
- Shin Min Ah as Song Song In
- So Ji Sub as Yeon Shin Young (cameo)
Genre : Humor - Romance
Author : Mrin
Tinggal di sebuah rumah sewaan yang tak cukup
luas dan bekerja di sebuah restoran, Park Soo Ra, memulai harinya kembali
setelah cuti beberapa minggu.
“apa malam ini kau lembur??” tanya Song In kepada
Soo Ra yang sedang membereskan meja.
“anieyo, wae??” jawab Soo Ra serambi membersihkan
meja yang lain.
“gwenchana, bagaimana kalau kita nanti menonton film,
kabarnya ada film baru,”.
“shirreo,”.
“ayolah..”.
“kau belum tau ya, kalau-”
“kalau kau mengumpulkan uang untuk tinggal di
apartemen.. ayolah.. sekali saja, tiket nya kan murah..” rayu Song In terus.
“TIDAK.. arasseo! Berangkat sendiri saja sana”.
“ahh! Ne ne..”.
Setelah pekerjaan selesai dan waktu menunjukkan
saatnya pulang, Song In menghampiri Soo Ra yang sedang membereskan tasnya dan
kembali merayunya.
“kau benar-benar tidak mau ikut??”.
“anieyo..”.
“Soo Ra-aa...”.
“hya! Song In-aa, aku tidak mau ikut, ajak saja
namjachingumu!” bentak Soo Ra dan langsung meninggalkan Song In.
“Soo Ra-aa... jamkaman.. kau-kau-kau”.
“kau belum beli tiketnya kan?”.
“ne,”.
“ya sudah, pulang saja! Apa kau tidak capek
ha?!”.
“ahh!”.
“kalau aku sudah bisa tinggal di apartemen, ku
belikan sepuluh tiket menonton film!” sambil meninggalkan Song In.
“jinjja???” tanya Song In tak percaya.
Soo Ra tak menjawab apa-apa, hanya berjalan
menuju rumahnya sambil tersenyum.
“apa kau tidak turun??” tanya sang manajer.
“jamkaman,”.
Beberapa saat kemudian Yong Jin keluar dari
mobilnya dan segera masuk ke apartemennya.
Seperti biasa, Soo Ra sengaja pulang melalui
jalan yang melewati apartemen Yong Jin, dan tidak menaiki bus. Dari kejauhan ia pun melihat Yong Jin
yang akan masuk ke dalam apartemennya.
“omo! Itu dia, ohh ohh ohh” bisik Soo Ra.
“Kim Yong Jin-ssi!” teriak Soo Ra yang sempat
membuat Yong Jin terkejut.
“ne.. neo??”.
Soo Ra menyeringai kecil.
“kenapa kau tersenyum? nuguseyo? Kenapa kau
tau namaku?”.
Soo Ra menelan ludah mendengar pertanyaan Yong
Jin.
“ne?”.
“ahh ani, mianjamnida..”.
Soo Ra langsung meninggalkan Yong Jin dan membuat
Yong Jin heran.
“ahh pabo! Pabo! Pabo! Kenapa aku tadi memanggil
namanya? Pabo!” gumam Soo Ra ketika di jalan.
“apa dia kenal aku? Entah
lah,” ucap Yong Jin dan masuk ke dalam apartemennya tak peduli.
Ketika sampai dirumah, Soo Ra dikejutkan dengan
pintu rumahnya membuka sedikit. Ia pun buru-buru masuk kedalam rumahnya.
“kenapa bisa terbuka? Bukankah tadi pagi pintu
ini ku kunci?” tanya Soo Ra sendirian.
“eomeona! Celenganku?! Celenganku?! Dimana
celenganku?” lanjutnya yang hampir meneteskan air mata.
Hari pun berganti pagi, Soo Ra pergi ke tempat
kerjanya dengan sedikit kekecewaaan.
“mengapa di negara ini masih ada yang mencuri?!!
Apa tidak tau kalau uang itu sangat berharga bagiku!” gumam Soo Ra di jalan
sambil menendang sebuah kaleng.
Tanpa disangka Soo Ra, kaleng yang ia tendang
mengenai kepala Dong Hoon, manajer Yong Jin.
“ahh!” cletuk Dong Hoon.
“omo!” ucap Soo Ra kaget dan memandang ke arah
Dong Hoon.
“siapa yang membuang sampah sembarangan sperti
ini!!” teriak Dong Hoon sambil melihat kanan kiri.
Soo Ra berharap Dong Hoon tidak melihatnya, namun
harapan Soo Ra nihil, Dong Hoon melihatnya. Soo Ra hanya tersenyum dan berlari
meninggalkan tempatnya berdiri.
“hya! Neo! gidarieyo! Kenapa kau berlari?!” teriak
Dong Hoon.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar