Jumat, 26 April 2013

Part 13



“hya! kau siapa!” bentak Soo Ra tiba-tiba yang langsung menyikut Yong Jin.
Ketika membalikkan badannya, Soo Ra meihat Yong Jin yang kesakitan memegang perutnya. 
“apa kau tidak melihat kalau itu aku?” ucap Yong Jin. 
“Yong Jin-ssi, ahh jeoseonghamnida, nan mollayo, mianata,” balas Soo Ra. 
“gwenchana?” tanya Soo Ra. 

Sementara Song In hanya melihat mereka-reka apa yang terjadi diantara Soo Ra dan Yong Jin. Ia terus memandang ke arah Soo Ra dan Yong Jin.

“kenapa kau kesini malam-malam seperti ini? Apa kau tidak takut dengan berita yang tidak-tidak tentangmu lagi?” tanya Soo Ra lagi. 
“ahh, aku pulang saja, besok kalau kau pulang kerja, mampir sebentar ke dekat sungai han, araji?” ucap Yong Jin. 
“ah, jamkaman, neo-” ucap Soo Ra berhenti ketika Yong Jin masuk ke dalam mobilnya.

“hahh... sakit sekali, yeoja itu benar-benar, ” keluh Yong Jin dalam mobil.

Ketika Soo Ra berjalan pulang, Song In memanggilnya. 
“ohh.. kau belum pulang?” tanya Soo Ra. 
“aku tadi khawatir dengan keadaanmu, hajiman, apa kau ada hubungan deng artis Kim Yong Jin?” tanya Song In.
Soo Ra yag tadinya sedang memainkan jarinya di atas layar hanphonenya pun terkejut. “a-ani, dia pacar seorang model, ah aku pulang dulu,” balas Soo Ra. 
“Soo Ra-aa, jamkaman,” ucap Song In. 
“aku tidak ada hubungan dengannya, hanya berteman, aku pulang dulu,” pamit Soo Ra yang langsung memberhentikan sebuah bus. 
“oh, tumben sekali dia naik bus, kalau hanya berteman, mengapa tadi- ah.. mungkin hanya perasaanku saja,” gumam Song In.
 
“gidariyo,” panggil Shin Min ketika Soo Ra turun dari bus yang ditumpanginya. 
Namun, Soo Ra tak mengenali suara itu. 
“Soo Ra-aa” panggil Lee Sang ketika Soo Ra akan menengok ke arah Shin Min. 
“oh, kau dari mana?” tanya Soo Ra. 
Lee Sang dan Soo Ra pun berjalan pulang, merasa tak di hiraukan, Shin Min kembali memanggil, namun Soo Ra tak mendengar panggilan Shin Min.
“apakah dia, namjachingunya?” tanya Shin Min mereka-reka. 
“terlihat akrab sekali,” lanjutnya.

“kau, seperti yeoja yang diberitakan dengan artis Kim Yong Jin,” ucap Lee Sang. 
“mwoya? hah.. kau ada-ada saja,” balas Soo Ra. 
“ahh, aku akan masuk dulu, annyeong..” pamit Soo Ra. 
“tapi, sebenarnya itu kau kan?” tanya Lee Sang sendirian.

“apa kau ada obat untuk sakit perut?” tanya Yong Jin ketika Dong Hoon masuk ke dalam apartemennya. 
“ne, wae?” tanya Dong Hoon. 
“kaja, berikan padaku,” jawab Yong Jin. 
“hah.. yeoja itu, jinjja, perutku hampir saja sobek karena semua itu,” keluh Yong Jin.
“gwenchana?” tanya Dong Hoon sambil memeberikan obat sakit perut. 
“kau jangan seperhatian itu, aku takut,” ucap Yong Jin. 
“mworago? Kau kira-”. “apa kau pernah dekat dengan yeoja? Apa kau pernah tidak marah jika aku diberitakan dengan yeoja?” cletuk Yong Jin. 
“hya! aku tidak menyukai sesama jenis! arasseo” bentak Dong Hoon.

“apa kau hari ini sibuk?” tanya Song In. 
“ani,” jawab Soo Ra. 
“jinjja?” tanya Song In lagi. 
Soo Ra yang tidak nyaman dengan pertanyaan Song In, ia menghampiri pelanggan yang baru datang. 
“aish, jelas-jelas tadi malam kau di peluk Yong Jin,” cletuk Song In. 
“nuguseyo? Siapa yang dipeuk Yong Jin? Neo?” tanya salah seorang pegawai yang mendengar perkataan Song In. 
“ah, anieyo, kau salah dengar..” jawab Song In yang langsung meninggalkan tempatnya berdiri.

“malam ini kita akan menyelesaikan shooting terakhir, besok kita akan berangkat ke luar negeri,” jelas Dong Hoon ketika Yong Jin akan berangkat keluar. 
“aku akan pergi dulu,” balas Yong Jin. 
“mworago? Shootingnya akan dimulai dua jam lagi, dari sini ketempat shooting ada satu setengah jam, hya! Yong Jin-ssi! Dwidollida!! Palli?!” teriak Dong Hoon. Yong Jin yang tak menghiraukan teriakan Dong Hoon, terus melangkahkan kakinya dan pergi meninggalkan Dong Hoon.
“baiklah, aku akan pulang terlebih dahulu, annyeong..” ucap Soo Ra. “ahh, Song In-aa, kau datang ke sungai han, disana ada orang yang menunggumu, kau bisa menggantikanku kan? Palliyo, dia menunggu,” lanjut Soo Ra yang langsung meninggalkan restoran. “ahh, pasti aku telat,” gumam Soo Ra yang menunggu bus.
“kau sudah datang, So-” ucapan Yong Jin terputus ketika orang yang dilihatnya bukanlah Soo Ra. “oh.. Kim Yong Jin-ssi, kenapa kau ada disini?” tanya Song In. “nuguseyo?” tanya Yong Jin. “ah ne, joheun Song Song In, tadi aku di suruh Park Soo Ra kemari, apa kau mengenalnya?” tanya Song In. Yong Jin hanya diam setelah mendengar jawaban Song In. Ia teringat akan kata-kata Shin Min siang tadi di sms “oppa, yeoja yang kau suka itu, ternyata dia sudah memiliki namjachingu,”.
“jeosonghamnida, aku terlambat,” ucap Soo Ra ketika menghampiri tempat Yong Jin berdiri. Ketika membalikkan badan, Soo Ra terkejut, ternyata orang itu bukan Yong Jin. “bahasamu terlalu, ne gwenchana, arasseo, kaja..” ucap Lee Sang. “jamkaman,” panggil Soo Ra. “ne, bukankah kau kau kesini memang menemuiku? Apa ada orang lain?” tanya Lee Sang. Soo Ra terdiam sejenak, melihat sekeliling yang ternyata bukanlah sungai han tempat dimana Yong Jin menunggunya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar